Berita :: GLOBALPLANET.news

Bendol pelaku curas di OKU Timur ditembak polisi karena melawan saat ditangkap. (Foto: Dadang Dinata)

25 September 2021 17:03:05 WIB

OKU TIMUR, GLOBALPLANET - Tim Opsnal Sat Reskrim Polres OKU Timur menangkap Suparjo alias Bendol (41) warga Desa Sumber Suko Jaya Kecamatan Belitang terkait kasus curas atau perampokan. Pelaku juga ditembak karena melawan saat ditangkap.

Tersangka Bendol dibekuk pada Jumat (24/09/2021) di Desa Tambak Boyo, Buay Madang Timur, OKU Timur. Penangakapan terhadap tersangka Bendol beradasarkan laporan korban Giyarno (41) warga Desa Tambak Boyo Rt.006 Rw.003 Kecamatan Buay Madang Timur , OKU Timur, dengan bukti Laporan Polisi Nomor : LP - B / 114 / IX / 2021 / SUMSEL / OKU Timur, Tanggal 24 September 2021.

Kasi Humas Polres OKU Timur Iptu Edi Arianto mengatakan, tidak lama dari aksi kejadian Curas yang dilakukan tersangka, Tim Opsnal Sat Reskrim Polres OKU Timur melakukan penyelidikan dan didapat informasi tentang identitas terzangka.

"Saat akan dilakukan penangkapan tersangka memberikan perlawanan dan akan melarikan diri. Tersangka tidak mengindahkan perintah petugas sehingga diberikan tindakan tegas terukur, terhadap tersangka Bendol," katanya mewakili Kapolres OKU Timur AKBP Dalizon dan Kasat Reskrim AKP Apromico, Sabtu (25/9/2021).

Tersangka mengaku telah melakukan pencurian dengan kekerasan terhadap korban dan barang yang diambil berupa kalung emas dan satu buah handphone. 

Aksi curas dilancarkan tersangka Bendol pada Rabu (22/09/2021) pukul 01.00 WIB. Saat itu korban bersama dengan istrinya Siti Khomsatun sedang berada di rumah, namun tiba-tiba tersangka mematikan NCB listrik dari luar rumah. "Korban kemudian keluar rumah untuk menghidupkan NCB listrik, namun tiba-tiba korban ditodong oleh tersangka dengan menggunakan senjata api," katanya.

Tersangka menyuruh korban masuk ke dalam rumah dan meminta barang-barang berharga milik korban yang berupa kalung emas yang saat itu dipakai oleh istri korban. Kemudian tersangka juga merampas handphone dari tangan istri korban.

"Tersangka juga mengancam korban untuk menyerahkan surat perhiasan. Karena takut korban menyerahkan surat perhiasan kepada pelaku," katanya.

Dari hasil keterangan tersangka perhiasan milik korban dijual di Lasar Sidodadi BK 9 Belitang dengan orang yang tidak dikenal.

Reporter : Dadang Dinata Editor : Zul Mulkan 271