Berita :: GLOBALPLANET.news

13 Desember 2019 10:19:00 WIB

LAHAT, GLOBALPLANET - Seorang warga Desa Pajar Bulan, Kecamatan Semendo Darat, Kabupaten Muara Enim tewas, diduga menjadi korban keganasan hewan buas jenis Harimau. Adalah Mustadi (52) bin Maspur tewas di hutan Seribu Ataran Pedamaran, Desa Kota Agung, Kecamatan Kota Agung, Lahat di Sumsel.

Terkait hal itu, BKSDA Wilayah Lahat, melalui Kasi Konservasi, Martialis mengungkapkan, saat ini pihaknya telah berada di lapangan utuk melakukan pengecekan di TKP. 

Menurutnya, hasil dari komunikasi KPH Semendo, lokasi kejadian tersebut diduga di dalam hutan lindung. Terkait upaya, yang akan dilakukan untuk mencegah korban keganasan Harimau, pihaknya akan melakukan evakuasi terhadap warga yang berada di lahan perkebunan yang masuk dalam kawasanutan lindung.

"Untuk upaya kongkretnya, evakuasi masyarakat yang beraktivitas di dalam hutan lindung yang menjadi koridor Harimau," tegasnya, Jumat (13/12/2019).

Dia menjelaskan, bukan harimau yang keluar dari rumahnya (Habitat), akan tetapi manusia yang masuk ke habitatnya, jadi manusia yang harus dievakuasi.

Sementara Kapolres Lahat, AKBP Ferry Harahap SIK melalui Kapolsek Kota Agung, AKP Freddy Rajaguguk juga mengimbau untuk tidak terlalu menimbulkan ketakutan yang berlebihan akibat kejadian tersebut serta senantiasa waspada. Jangan pergi ke ladang atau kebun seorang diri.

"Hentikan kegiatan di ladang atau kebun kalau sudah jam 16.00 WIB," sampai Kapolsek. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian tragis tersebut terjadi Kamis (12/11/2019). Saksi yang melihat Irian Bin basti, (32) alamat Desa Pajar Bulan, Semende Darat Ulu dan  Susanti, (28) juga warga Pajar Bulan, Kecamatan Semende Darat Ulu. 

Saat saksi bersama korban habis menggiling kopi kemudian saksi membongkar mesin kopi dan korban mengambil alat memikat burung. Pada saat itu saksi melihat ada harimau dan langsung berteriak ada harimau, kemudian harimau tersebut langsung menerkam korban. 

Untuk membantu korban, Irian langsung berlari ke pondok dan membuat suara gaduh dengan memukul seng yang ada di pondok, sehingga harimau tersebut meninggalkan korban. Kemudian Irian mendekati korban bermaksut mau menolong, namun harimau kembali mendekati sehingga irian kembali meninggalkan korban dan menyelamatkan diri berlari ke pondok dan tidak berani mendekati.

"Diduga akibat di terkam harimau tersebut korban meninggal dunia. Adapun kuka-luka pada korban yaitu luka robek tidak beraturan di leher. Dada sebelah kiri terbuka dengan tulang rusuk hilang, 1/3 Kaki kanan hilang, Otot Betis kaki kiri hilang dan kaki hilang," terang Kapolres.

Reporter : Ferry Andhika Editor : M.Rohali 885