Berita :: GLOBALPLANET.news

Gubernur Sumsel Herman Deru menjelaskan sejumlah kebijakannya terkait perlindungan sosial Ketenagakerjaan, di Jakarta, Rabu (6/2/2019). (Foto: Ist)

07 Februari 2019 12:54:00 WIB

JAKARTA, GLOBALPLANET.news - Gubernur Sumsel Herman Deru mengikuti wawancara sebagai nominator Anugerah Paritrana Award, penghargaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan oleh BPJS Ketenagakerjaan, di Jakarta, Rabu malam (6/2/2019).

Herman Deru  di hadapan para panelis yang terdiri dari para perwakilan Serikat Buruh, Dewan Jaminan Sosial Nasional, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apkindo), dan Pakar Jaminan Sosial serta para akademisi tersebut menyampaikan komitmen Pemprov Sumsel dalam mendukung penuh implementasi program Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, yang diselenggarakan BPJS Ketenagakerjaan.

"Saya berharap bagi BPJS Ketenagakerjaan dapat memberikan pelayanan yang terbaik. Dan meningkatkan manfaat programnya bagi para peserta BPJS Ketenagakerjaan khususnya di Sumatera Selatan," harap Herman Deru.

Lebih lanjut Herman Deru menambahkan, para pekerja di bidang transportasi seperti tukang ojek online pun harus  diasuransikan melalui BPJS Ketenagakerjaan. Bahkan kalau di daerah Kabupaten/kota di Sumsel telah diarahkannya untuk mendesak para pengusaha di daerah mengikutkan serta karyawan atau pekerjanya dalam BPJS Kesehatan.

"Kalau di daerah itu para buruh panen tebu, penyadap karet itu harus masuk serta dalam jaminan BPJS ketenagakerjaan," tambah Herman Deru.

Dia menargetkan  900 ribu pekerja di Sumsel harus mendapatkan jaminan asuransi melalui BPJS Ketenagakerjaan. Dari target tersebut saat ini lanjut Herman Deru sudah 600 ribu pekerja dari berbagai profesi di Sumsel sudah tercover asuransi kesehatan.

"Sekarang kita tinggal melakukan ekstensifikasi saja.kalau intensifikasi sudah kita jalani. Jadi ada potensi potensi baru yang harus dijalani," imbuhnya sembari meminta peran media cetak,online dan elektronik ikut serta mensosialisikan terkait dengan masalah hak-hak tenaga kerja khususnya asuransi  ketenagakerjaan.

Sementara itu Kepala Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sumsel Koimudin menegaskan, Sumsel merupakan satu dari 12 provinsi  yang masuk dalam nominasi Anugerah Paritrana Award (Penghargaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan) Tahun 2018.

Anugerah ini diberikan sebagai salah satu apresiasi pemerintah pusat pada provinsi dan kabupaten/kota yang memiliki komitmen dalam memberikan perlindungan di bidang ketenaga kerjaan. Dalam bentuk penerbitan Perda atau peraturan gubernur yang memuat tentang perlindungan bagi tenaga kerja yang ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan.

"Provinsi Sumatera Selatan, merupakan daerah yang dianggap layak mendapatkan penghargaan karena komitmennya dalam memberikan perlindungan bagi tenaga kerja," jelasnya.

Koimudin menambahkan, Sumatera Selatan merupakan provinsi yang memiliki komitmen kuat dalam memberikan  perlindungan bagi tenaga kerja dengan menerbitkan Pergub Nomor 14 tahun 2014 tentang ketenaga kerjaan.

Selanjutnya tahun 2018, belum lama ini, Gubernur H Herman Deru juga mengeluarkan surat edaran yang mewajibkan seluruh perusahaan jasa kontruksi pemenang tender di Sumsel agar mendaftarkan seluruh pekerjanya ikut dalam kesertaan  BPJS ketenagakerjaan. Serta surat edaran agar para buruh harian lepas di perusahaan perkebunan inti dan plasma juga wajib dicover oleh BPJS Ketenaga kerjaan.

"Jadi sampai saat ini Gubenur H Herman Deru sudah dua menerbitkan surat edaran. Dan Insya Allah tahun 2020 nanti Pergub Nomor 14 Tahun 2014 itu akan kita dorong menjadi Peraturan daerah," jelasnya.

Reporter : globalplanet/rel Editor : Zul Mulkan 96