Berita :: GLOBALPLANET.news

Para tersangka sindikat pencurian di toko emas di Palembang. Setelah diperiksa, dua diantaranya DPO Polsek Deli Tua Medan, dalam kasus yang sama. (Foto: Dok)

07 Februari 2019 11:31:12 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET.news - Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam terhadap 16 pelaku Komplotan Sindikat pencuri emas lintas provinsi yang beraksi di Kota Palembang oleh Polsek Ilir Timur 1, terungkap dua orang diantaranya berstatus sebagai buronan dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polsek Deli Tua Medan.

Kedua tersangka itu yakni Supriadi (30) dan Subiantoro (41) merupakan warga Kampung Samben Dusun 16, Tebing Privinsi Sumatera Utara.

Kapolsek IT I Palembang Kompol Edi Rahmat melalui Kanit Reskrim Ipda Jhony Palapa mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polsek Deli Tua Medan untuk memeriksa kedua tersangka itu. Ternyata, diketahui tiga dari teman Supriadi dan Subiantoro sudah ditahan di Polsek Deli Tua.

”Tiga teman Supriadi dan Subiantoro ditangkap anggota Polsek Deli Tua. Sedangkan mereka berdua ini DPO di sana,” ujarnya dikonfirmasi, Kamis (07/02/2018).

Diketahui, ketiga pelaku yang ditangkap Polsek Deli Tua Medan, merupakan rekrutan dari Subiantoro dan Supriyadi. Ketiganya, diperintahkan untuk merekrut orang baru sedangkan Subiantoro dan Supriyadi keluar Medan untuk merekrut orang baru.

“Mereka ini sudah lama menjadi DPO Polsek Deli Tua Medan dengan kasus yang sama. Rencananya, penyidik dari Polsek Deli Tua Medan akan datang ke sini (Palembang) untuk memeriksa tersangka Subiantoro dan Supriyadi,” ungkap Jony Palapa.

Diberitakan sebelumnya, Polsek IT I Palembang meringkus 16 orang pelaku sindikat pencurian emas di sejumlah toko emas yang ada di Palembang.

Modus mereka dengan cara berbagi tugas. Yang mana perempuan mengalihkan perhatian pemilik toko, sebagian laki-laki berusaha menjebol etalase atau kaca wada emas, sedangkan sebagian lagi menutupi rekannya yang sedang menjebol kaca tadi. 

Reporter : Rio Siregar Editor : Zul Mulkan 216