Berita :: GLOBALPLANET.news

Kadis Dukcapil Peterson OKKI Bial. (Foto: Rody Hartono)

07 Februari 2019 09:02:55 WIB

EMPAT LAWANG, GLOBALPLANET.news - Daerah didorong meningkatkan pelayanan salah satunya dengan jemput bola hingga ke pasar. Namun mereka tidak didukung dengan kesiapan blanko yang cukup, sehingga masyarakat hanya dibekali surat keterangan (Suket).

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Empat Lawang akan menyiapkan blangko sekitar 50 ribuan untuk data perubahan elemen dan kerusakan KTP, untuk sementara blangko e-KTP sedang kosong.

Kepala Disdukcapil Empat Lawang Peterson Okki Bial kepada wartawan mengatakan, pihaknya baru akan mengajukan kekosongan blangko kepada Dirjen untuk memenuhi kebutuhan dan hasil perekaman selama 2 bulan lalu yakni 17 Desember 2018 sampai 23 Januari 2019.

"Kita akan siapkan 50 ribuan blangko KTP untuk hasil perekaman jemput bola Five in one lalu, apabila sudah ada blangko maka langsung dicetak dan diserahkan ke Kecamatan masing-masing," ungkap Okki, Kamis (7/2/2019).

Kekosongan blangko ini bukan hanya terjadi di Empat Lawang, bahkan daerah lain juga banyak yang baru mengajukan penambahan blangko untuk cetak hasil perekaman jemput bola ke kecamatan.

"Hasil perekaman jemput bola lalu sementara dikeluarkan Surat keterangan (suket). Yang terpenting masyarakat sudah melakukan perekaman dan bisa menggunakan hak pilihnya untuk Pemilu nanti," jelasnya.

Okki berharap Dirjen bisa memenuhi kebutuhan dan keinginan dari Disdukcapil Empat Lawang mengingat pihaknya akan kembali melakukan jemput bola yang menyasar lokasi keramaian seperti halnya pasar kalangan (pasar tumpah). "Mudah-mudahan Dirjen bisa memenuhi keinginan kita blangko 50 ribuan berdasarkan pengajuan," katanya.

Hasil jemput bola perekaman ke kecamatan telah dilaksanakan bahkan sekolah termasuk Rumah Tahanan (Rutan) telah didatangi, tinggal menunggu blangko tersedia langsung dicetak. "Dari hasil perekaman jemput bola sudah ada yang dibagikan namun ada pula belum dibagikan," tambahnya.

Reporter : Rody Hartono Editor : Zul Mulkan 148