Berita :: GLOBALPLANET.news

Kepala BNNP Sumsel, Brigjen Pol Jhon Turman Panjaitan saat memberikan keterangan pers di kantornya Jumat (12/10/2018). (Foto: Rio Siregar)

12 Oktober 2018 13:36:00 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumsel akan melayangkan surat rekomendasi ke Walikota Palembang untuk segera menutup salah satu diskotik yang selama ini diduga kuat jadi tempat peredaran narkoba.

Surat rekomendasi itu dilayangkan, karena berdasarkan hasil razia yang dilakukan BNNP banyak pengunjung diskotik Darma Agung (DA) yang urinenya positif mengandung narkoba.

Hal ini disampaikan Kepala BNNP Sumsel, Brigjen Pol Jhon Turman Panjaitan kepada wartawan di kantornya Jumat (12/10/2018). Menurutnya pada Kamis (11/10/2018) malam pihaknya telah menggelar razia di beberapa diskotik di Palembang.

Dari Razia tersebut sedikitnya 18 orang berhasil diamankan karena urinenya positif mengandung Methamphetamin dan Amphetamin.

"Ada tiga lokasi tempat hiburan malam yang kami lakukan razia. Yang pertama di diskotik Manssion semua pengunjungnya kami cek urine, hasilnya negatif,” katanya.

Selanjutnya pihaknya pindah ke Cafe RD ternyata ditutup. “Lalu kami ke diskotik Dharma Agung, dari diskotik itu ada 18 orang yang urinenya positif mengandung narkoba, masing-masing 11 orang pria dan 7 wanita dua diantaranya anggota Polri," katanya.

Menurutnya, setiap kali dilakukan razia di diskotik Dharma Agung pengunjungnya selalu ada yang positif mengandung narkoba, ini menandakan bahwa di diskotik ini disinyalir menjadi sarang peredaran gelap narkoba.

"Dengan demikian diskotik ini kami beri catatan agar segera distop dan tidak boleh dibiarkan terus beroperasi," tambahnya.

Selanjutnya BNNP Sumsel akan menyurati Walikota Palembang untuk memberikan rekomendasi agar Walikota Palembang dan dinas pariwisata bisa menyegel dan mencabut operasional diskotik Dharma Agung.

"Kalau terus dibiarkan beroperasi, akan semakin banyak generasi muda yang terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. Bahkan aparat kepolisian saja terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba sekali lagi agar kiranya Pemkot Palembang segera menutup diskotik Dharma Agung," bebernya.

Sementara dalam kasus ini ke 18 orang yang urinenya positif mengandung narkoba tidak diberikan hukuman pidana, karena tidak ditemukan barang bukti hanya saja, mereka akan dilakukan asesmen. “Sedangkan untuk dua anggota Polri yang urinenya positif mengandung narkoba sudah kita serahkan ke bidang Propam Polda Sumsel,” pungkasnya.

Reporter : Rio Siregar Editor : M.Rohali 309